Showing posts with label Ide. Show all posts
Showing posts with label Ide. Show all posts

Tuesday, February 10, 2009

TIPS MENGINAP DI KAMPUS

Gan dan Echa

OK. Kali ini postingan saya ada gunanya buat teman-teman yang terbiasa menginap di kampus, dengan alasan wisudaan tentunya. Menginap di kampus emang cukup membuat badan kita capek dan pegal. Belum lagi tingkat kehigenisan tubuh juga sudah pasti tidak terjamin. Untuk itu saya punya beberapa tips guna menjaga kestabilan kondisi tubuh di kalau menginap di kampus.

1. Bawalah perlengkapan mandi, karena ini biasanya dibutuhkan, kalau-kalau kamu gak sempet balik ke kosan dan kuliah jam 7 teng. Udah gitu sabun juga penting banget. Kalau-kalau kamu gak nahan pengen buang air besar. Udah gitu kalau kita mau makan nasi bungkus khan harus pake tangan. Khan jorok juga kalo tangan kita yang abis kena-kena aci berkarat gitu dipake buat makan.

2. Toilet yang buka 24 jam di ITB itu ada di UPT Bahasa sama IF. Tapi saya sarankan untuk ke Toilet IF aja, soalnya lebih bersih. Selain itu toilet cewek sama cowoknya buka dua-duanya. jadi tinggal pilih deh.. kalo toilet yang di UPT Bahasa rada jorok, udah gitu yang dibuka cuma toilet cowoknya. Tapi ya, kalo udah kebelet banget, seperti pengalaman saya waktu itu, tidur iselasar gedung TPB dengan udara sangat dingin dan terbangun dengan penuh rasa ingin pipis. Mending ke toilet UPT aja, lebih deket. Tapi kalo mau mandi, mending ke toilet IF, lebih luas sih..

3. Penting banget bawa jaket. Apapun jenisnya, mau hoodie, jaket bikers, jaket parasut, jaket winter dengan bulu. you name it! Kalau kamu gak mau menggigil semalam suntuk tentunya. Tapi kalau gw pribadi berpendapat jangan pake jaket bagus-bagus. Sayang euy kalo kena cat. Oh iya, bisa juga kamu pake jaketnya dengan cara dibalik. Jadi bagian luarnya gak kotor.. Oh iya, kalo mau gawe, pake baju yang nyaman. jangan pake baju bagus ataupun jeans kesayangan kamu. Cat tembok susah ilang..

4. Kalau sampe kamu udah ngantuuuuk banget. Carilah tempat yang aman utuk tidur, mushola misalnya. Karena disana lebih hangat dan bersih. Temen saya, si Fatchi, ketua angkatan TPB FSRD 2008, bisa loh tidur gitu aja di aspal parkiran lapangan parkir TPB. ckckck. Kasian bgt dia. Bisa juga kamu bawa selimut atau nggak Sleeping bag.

5. Makan yang cukup! Ini penting banget. Biar kamu selalu sigap saat bekerja. Kalau ada yang mau keluar buat beli makanan.. sok nitip aja.. Tapi jangan lupa bayar.. Minumlah madu, kalau dikasih.,

6. Kalau mau sholat. Jangan ditunda-tunda ya.. sholat di Mushola Comlabs aja, buka 24 jam kok.

7. Oh iya.. jangan lupa bawa perlengkapan P3K, siapa tahu ada yang terluka akibat menyerut bambu. ini penting bgt loh.. jangan sampe tangan kita infeksi.

Nah teman-teman semoga tips-tips ini berguna buat kamu-kamu sekalian. Ayo semangat!

Friday, January 23, 2009

Mengkritik Dongeng

Setelah menelaah beberapa dongeng masa kecil, saya mendapati bahwa tidak semua dongeng memiliki nilai moral yang baik. Contohnya saja Jack dan Kacang Ajaib (Jack and the Beanstalk) dan Itik Buruk Rupa (The Ugly Duckling), keduanya merupakan dongeng H. C. Andersen. Kenapa begitu?


Jack dan Kacang Ajaib. Coba kita pikirkan, memang dia patut dimarahi oleh ibunya bukan? Anak bodoh mana yang mau menukarkan sapi dengan kacang? Ibunya sudah memberikannya amanah untuk menjual sapi untuk biaya hidup mereka. Jack malah tidak menurut kepada ibunya. Sapi satu-satunya yang mereka punya malah ditukarkan dengan kacang? Bodoh. Lalu Jack juga mencuri. Walaupun ia mencuri dari raksasa, tetap saja. Raksasa berhak marah. Kita tidak patut mencuri dari siapapun bukan? Dan lebih tidak bermoral lagi, Jack bahkan membunuh Raksasa malang itu diakhir cerita. Padahal tadinya, si Raksasa hidup dengan nyaman di istananya di atas awan sana. Tapi Jack lah yang merusak semuanya. Kita tidak sepantasnya mengusik kehidupan orang lain. Ya gak?


Itik Buruk Rupa. Cerita ini mengajarkan kita untuk menjadi pemimpi, bermimpi bahwa suatu hari nanti akan ada perubahan. Kalau sesuatu yang buruk bisa menjadi indah. Padahal daripada menjadi pemimpi, bukankah lebih baik kalau kita berusaha menerima diri kita apa adanya? Buat apa berubah menjadi cantik? Toh bukan berarti kita menjadi manusia (atau angsa dalam cerita ini) yang lebih baik bukan? Harusnya, kita berusaha untuk respect terhadap diri sendiri, daripada mengharapkan keajaiban.

Saturday, January 17, 2009

Kalau Saja..

Kalau saja.. Pandora tidak membuka kotak petaka itu, mungkin saja kita, manusia, sekarang hidup dengan damai.

Kalau saja.. Urashimataro tidak membuka kotak pemberian dewi penguasa laut itu, mungkin dia akan tetap muda dan hidup, ketimbang menjadi renta dan berubah jadi abu tertiup angin.

Kalau saja.. si Putri duyung melupakan cinta pada pandangan pertamanya, si pangeran yang terdampar itu, dia tidak perlu menjual suaranya demi mendapatkan sepasang kaki. Dan berakhir menjadi buih di akhir cerita.

Kalau saja.. Arachne berubah menjadi congkak dan menantang Athena untuk bertanding menenun, dia tidak akan dikutuk menjadi laba-laba.

Kalau saja.. Yosaku tidak mengintip istrinya yang sedang menenun dan menemukan bahwa istrinya itu adalah seekor bangau, setidaknya, ia masih bisa hidup bahagia dan berkecukupan dengan istrinya yang berwujud wanita cantik..

Kalau saja.. Orpheus tidak menoleh ke belakang, seperti janjinya kepada Hades, ketika di perjalanan pulangnya dari alam baka untuk menjemput istrinya,Eurydice. Jika saja, ia masih percaya arwah istrinya masih ada tepat di belakangnya mengikutinya pulang ke alam dunia, ketimbang penasaran dan menoleh. Setidaknya, ia bisa kembali hidup bahagia sengan istrinya, ketimbang berakhir dengan kesedihan yang mendalam. Mati dan menjadi rasi bintang Lyra di angkasa.

Kalau saja.. Saya tidak perlu kenal dia, saya rasa semuanya akan baik-baik saja.
Hmm. namanya juga manusia, suka penasaran.

Sunday, December 28, 2008

Slogan Burger

Mc Donald


Burger King

Saya baru kepikiran ini waktu kemaren habis mengantri waktu itu di Burger King (BK). Orang yang mengantri di depan saya, menambahkan hal-hal apapun yang dia ingin kan dalam burger nya. Misalnya Mushroom, cheese, saus teriyaki, dll. Oh iya ya, makanya Slogan BK adalah Have it Your Way. Kita bisa menciptakan menu yang kita suka. Beda halnya dengan Mc Donald, makanan yang dijual itu, adalah makanan yang harus kita terima, suka atau tidak, itulah yang Kami jual. Dan cintailah makanan ini, apa adanya. Walaupun Anda tidak suka asinan ketimun, Anda tidak bisa memesan burger tanpa ketimun. Jika Anda lebih suka Burger dengan keju yang lebih banyak, Anda tidak bisa meminta tambahan keju lagi. Apa yang dijual, adalah yang Anda akan terima. Tidak kurang atau lebih. Itulah Burger yang Kami jual. Cintai atau tidak usah beli. Sesuai dengan slogan yang di usung Mc D, I'm Lovin' it.

Jadi, entah kenapa saya jadi memikirkan masalah slogan-slogan ini. Dari kedua slogan ini ada 2 hal penting yang kita dapat. Dalam menyikapi apapun. Ada 2 pilihan yaitu menjadikan kondisi itu sesuai dengan diri kita atau menerima dan meyukai apa adanya. Menyesuaikan diri atau segala sesuatunya disesuaikan dengan kemauan kita. Menjadi egois atau menjadi toleran. Tidak seekstrim itu sih.. Tapi lebih ke pilihan, kapan kita harus bisa menerima keadaan yang ada dan kapan kita harus membuat diri kita lebih nyaman dengan pilihan kita. Sebenarnya kedua hal ini adalah hal yang paling sering kita temukan dalam hidup kita. Kadang bahkan dalam urusan love life. Perlukah menuntut macam-macam? atau menerimanya apa adanya saja? Dalam pergaulan pun juga seperti itu, kapan kita bisa menuntut orang lain untuk mengerti kita atau kala kita harus menerima teman kita apa adanya..

Walaupun kedua slogan ini berbeda sama sekali. Tapi keduanya memiliki pangsa pasarnya masing-masing.. Itu membuktikan bahwa sebenarnya kedua hal tersebut dibutuhkan. untuk mencapai yang namanya hidup yang lebih seimbang.. Yah gitu deh.. :)