Ayah saya, Papa, begitu saya menyebutnya. Suka punya bahasa sendiri. Kata-kata aneh yang gak bisa dimengerti. Entah didapetnya dari mana. Katanya sih kalo katanya sih.. Di Serang, Banten, kampungnya dia, bahasa kayak begitu mah bisa dimengerti. Tapi entah kenapa. Saya suka kesel kalo denger kata-kata itu. Abis terlalu aneh untuk ditangkap telinga.
KLONYOM
Artinya: Berminyak
Contoh penggunaan dalam percakapan sehari-hari: Raihan, keramas dong. Itu rambut kamu, udah klonyom gitu.
NGENYOY
Artinya: Empuk membal-membal
Contoh penggunaan dalam percakapan sehari-hari: Aduh Teteh.. Enak banget ya tidur terus gitu di kasur.. Ngenyoy nih
WAKWEK (e dibaca seperti e pada kata kepompong)
Artinya: Rakus dan sigap
Contoh penggunaan dalam percakapan sehari-hari: Teteh, makannya jangan wakwek gitu donk, inget-inget yang lain, Eyang belom makan lho.
KUNSIDU
Artinya: Dukun
Contoh penggunaan dalam percakapan sehari-hari: Ya ampun, itu restoran bebeknya laku banget ya. Keterlaluan, orang yang dateng sampe kayak laler gitu. Papa curiga tuh, dia pake kunsidu.
HAHAHAHAHA.
Aneh banget khan ya..
Ayo donk, yang lainnya share di comment, ada bahasa aneh apa aja di rumah Kamu!
Showing posts with label lelucon. Show all posts
Showing posts with label lelucon. Show all posts
Tuesday, July 21, 2009
Lelucon Cuma Kami Bertiga yang Mengerti
Kami disini adalah saya dan kedua adik saya Lia dan Raihan. Entah kenapa, Kami punya lelucon aneh yang cuma Kami bertiga yang ngerti. Kayak begini nih contohnya.
Saya: Han, emang khan.. Yoghurt yang paling enak tuh Sour Sally. Rasanya lebih enak khan daripada Heavenly Blush atau J. Cool?!
Raihan: Ha?
Saya: Iya! Sour Sally emang paling enak daripada yang lain?! Kalo yang lain.. (Belom selesai ngomong, eh si Raihan langsung motong)
Raihan: HAOM! (Mengikuti suara auman singa)
Lain kali
Raihan: Teteh Lia, ih, nyebelin, masa aku gak boleh main internet! Aku khan dari kemaren belom main internet. Teteh Ayas tuh yang main terus sampe malem!
Lia: Ha?
Raihan: AKU MAU MAIN INTERNET TEEEEEEHHHH!! Aku khan dari kemaren belom main in.. (Belom selesai ngomong, Lia nyamber)
Lia: HAOM!
Tapi emang gak lelucon ini gak bisa diterapin sama orang-orang lain, soalnya bisa menyebabkan kekesalan tingkat tinggi.
Saya: Han, emang khan.. Yoghurt yang paling enak tuh Sour Sally. Rasanya lebih enak khan daripada Heavenly Blush atau J. Cool?!
Raihan: Ha?
Saya: Iya! Sour Sally emang paling enak daripada yang lain?! Kalo yang lain.. (Belom selesai ngomong, eh si Raihan langsung motong)
Raihan: HAOM! (Mengikuti suara auman singa)
Lain kali
Raihan: Teteh Lia, ih, nyebelin, masa aku gak boleh main internet! Aku khan dari kemaren belom main internet. Teteh Ayas tuh yang main terus sampe malem!
Lia: Ha?
Raihan: AKU MAU MAIN INTERNET TEEEEEEHHHH!! Aku khan dari kemaren belom main in.. (Belom selesai ngomong, Lia nyamber)
Lia: HAOM!
Tapi emang gak lelucon ini gak bisa diterapin sama orang-orang lain, soalnya bisa menyebabkan kekesalan tingkat tinggi.
Thursday, December 25, 2008
Rumah Saya Bercerita
Rumah saya yang sekarang saya tinggali ini letaknya di perbatasan daerah Rawamangun dan Cipinang. Deket sama Radio Dangdut ternama di Jakarta, Radio Muara namanya. Radio ini agaknya sagat eksis di kalangan pedangdut di Jakarta. Artis-artis aja suka banyak yang berdatangan.. Adik saya, Raihan, katanya pernah ketemu sama Syaiful Jamil di deket rumah saya.Radio Muara ini juga sering bikin acara panggung Dangdut yang cukup mengganggu karena memblokir jalan saya untuk pulang ke rumah. Cukup tentang Radio Muara.
Jadi begini, sebenernya rumah saya sih biasa saja.. namun saya menumukan bahwa rumah ini memiliki banyak cerita. Waktu saya masih tinggal di rumah (sekarang khan saya ngekos di Bandung), waktu itu pulang sekolah, saya menemukan sebuah surat. Ada cap yang menandakan surat itu berasalkan dari luar negeri. Pas Saya baca lebih lanjut, ternyata surat itu datangnya dari......... Zimbabwe
Aneh sekali bukan. Surat itu ditujukan untuk Ibu Maria Jumpeno, orang yang pernah tinggal di rumah saya, sekitar beberapa tahun yang lalu. Dan yang paling anehnya lagi ya, isi surat itu, mengajak ibu maria Jumpeno untuk berinvestasi di Zimbabwe. Oh iya.. suratnya pake bahasa inggris kok. Bukan Bahasa Zimbabwe lah.. Mana saya ngerti. Terus disurat itu di sebut-sebut Robert Mugabe, yang akhirnya sekarang baru saya ketahui adalah Presiden Zimbabwe. Nah.. lalu saya langsung ke ibu saya dengan semangat. "Mama, ini surat apaan kok aneh gini?", kata saya. Ibu saya menjawab, "Oh iya.. emang, itu gak usah diatanggepin, paling juga penipu. Ibu Maria Jumpeno itu orang kaya.. Relasi banyak.."
Pernah lagi di lain waktu, saya menemukan surat tagihan telephone. Loh kok, atas nama Taufik Ismail? Begitu pikiran saya waktu itu. Apa jangan-jangan ini Pak Taufik Ismail yang penyair itu ya?
Ya saudara-saudara. Itu Bapak Taufik yang penyair itu! Ternyata, rumah saya ini dulu, sempat jadi Kantor majalah Sastra, Horison namanya. Majalah Horison ini sempat jadi kiblat para penulis puisi, prosa, dll. Bapak Taufik Ismail merupakan ketua redaksinya kalau tidak salah. Hal yang paling lucu adalah ketika suatu hari, saya membeli buku Puisi Mbeling, karya Remy Silado. Buku puisi ini lah yang mengilhami cara penulisan puisi-puisi saya. Di prakata buku ini ditulis bahwa, Remy Silado adalah tokoh yang menolak keberadaan Majalah Horison dan karyanya tak satupun pernah dikirimkan ke Majalah tersebut. Dan saya kini orang yang bertempat tinggal di rumah yang pernah menjadi kantor majalah itu, membawa puisi karya Remy Silado ke bekas kantor Majalah Horison.
Aneh ya.. Ternyata Rumah ini.. Menyimpan banyak cerita..
Jadi begini, sebenernya rumah saya sih biasa saja.. namun saya menumukan bahwa rumah ini memiliki banyak cerita. Waktu saya masih tinggal di rumah (sekarang khan saya ngekos di Bandung), waktu itu pulang sekolah, saya menemukan sebuah surat. Ada cap yang menandakan surat itu berasalkan dari luar negeri. Pas Saya baca lebih lanjut, ternyata surat itu datangnya dari......... Zimbabwe
Aneh sekali bukan. Surat itu ditujukan untuk Ibu Maria Jumpeno, orang yang pernah tinggal di rumah saya, sekitar beberapa tahun yang lalu. Dan yang paling anehnya lagi ya, isi surat itu, mengajak ibu maria Jumpeno untuk berinvestasi di Zimbabwe. Oh iya.. suratnya pake bahasa inggris kok. Bukan Bahasa Zimbabwe lah.. Mana saya ngerti. Terus disurat itu di sebut-sebut Robert Mugabe, yang akhirnya sekarang baru saya ketahui adalah Presiden Zimbabwe. Nah.. lalu saya langsung ke ibu saya dengan semangat. "Mama, ini surat apaan kok aneh gini?", kata saya. Ibu saya menjawab, "Oh iya.. emang, itu gak usah diatanggepin, paling juga penipu. Ibu Maria Jumpeno itu orang kaya.. Relasi banyak.."
Pernah lagi di lain waktu, saya menemukan surat tagihan telephone. Loh kok, atas nama Taufik Ismail? Begitu pikiran saya waktu itu. Apa jangan-jangan ini Pak Taufik Ismail yang penyair itu ya?
Ya saudara-saudara. Itu Bapak Taufik yang penyair itu! Ternyata, rumah saya ini dulu, sempat jadi Kantor majalah Sastra, Horison namanya. Majalah Horison ini sempat jadi kiblat para penulis puisi, prosa, dll. Bapak Taufik Ismail merupakan ketua redaksinya kalau tidak salah. Hal yang paling lucu adalah ketika suatu hari, saya membeli buku Puisi Mbeling, karya Remy Silado. Buku puisi ini lah yang mengilhami cara penulisan puisi-puisi saya. Di prakata buku ini ditulis bahwa, Remy Silado adalah tokoh yang menolak keberadaan Majalah Horison dan karyanya tak satupun pernah dikirimkan ke Majalah tersebut. Dan saya kini orang yang bertempat tinggal di rumah yang pernah menjadi kantor majalah itu, membawa puisi karya Remy Silado ke bekas kantor Majalah Horison.
Aneh ya.. Ternyata Rumah ini.. Menyimpan banyak cerita..
Thursday, August 7, 2008
Sunday, July 27, 2008
Jingga Wood
Wahaha, inilah anak saya dengan Elijah Wood, artis kesayangan dari kelas 6 SD. Sebenernya lumayan lucu sih.. tapi kok tatapan matanya kayak kosong dan aneh.. Well, saya suka dengan nama Jingga, suatu hari nama itu akan saya berikan kepada anak saya. Filosofinya begini, Jingga itu warna yang ceria,jadi semoga saja anak saya kelak akan selalu bahagia walau dalam keadaan tersulit sekali pun.
What do you think about my little new baby Jingga Wood?
MakeMeBabies.com - What will your baby look like?
Subscribe to:
Posts (Atom)
