Thursday, August 7, 2008

Bersalah

Saya gak pernah benar-benar merasa bersalah seperti ini. Jadi ceritanya begini, kemarin, saya sarapan di kedai koboi yang letaknya dekat dari kos saya. Makan lontong kari cuma 4000! Murah khan.. Pas lagi makan, tiba-tiba datang seorang mbak-mbak yang juga mau beli makanan, mbak itu memakai kerudung. Lalu sepintas saya melihat ada sejumput rambut di sekat pelipisnya. Merasa sebagai saudara sesama muslim yang baik, saya pun memberinya kode dengan menuntuk pelipis saya serasa berbisik, "keluar mbak". Dan mbak itu pun langsung mencoba merapikannya. Namun ternya itu bukanlah rambut, melainkan tanda lahir berupa tompel. Astagfirullah.. Demi Allah saya gak ada maksud sama sekali. Dan kini saya benar-benar merasa bersalah. Padahal khan saya juga punya tompel..
Teman-teman saya yang saya ceritakan tentang hal itu malah menakut-nakuti saya.
Fatchi: Wah parah lo Tom, jangan-jangan itu senior kita! Abis lo!
Ardian: Mampus lo Tom, bisa jadi itu anaknya Rektor!
Dimana pun mbak berada, apabila mbak membaca tulisan ini, saya mengucapkan maaf yang sedalam-dalamnya..

1 comment:

embi said...

HAHAHAHAH
SUMPAH JKONYOL ABIS
PARAH LO TOM!