Saturday, August 2, 2008

Puisi Terasing di Bandung

Sepi

Rasanya seperti

Mati suri

Lagu setengah lima-nya SORE

Mengalun sepanjang

Sore

Malam

Pagi

Siang

Sore lagi

Dan hanya bergema



Aku

Aku

Sepi

Sepi

Bingung

Bingung

Hanya gema yang menemani



Matahari terbit di Rawamangun

Matahari sepenggalah di Salemba

Terik sekali di Senen

Menyengat di atap Gunung Agung Kwitang

Hormat sejenak kepada Pak Tani

Meredup di Matraman

Menemani Diponegoro sambil santai di Taman Suropati

Bergerak ke Metropole

Berjingkat kecil di jalan Surabaya

Lalu terbenam kembali di Rawamangun

Jakarta memang tempat matahari menjelajah

1 comment:

gema satria said...

wey nengki. itu ditemani gema tu mksdnya gue? HAHAHAHA